Home / Hubungan / Panduan Memilih Pasangan Hidup (Istri) yang Tepat Sebelum Menikah

Panduan Memilih Pasangan Hidup (Istri) yang Tepat Sebelum Menikah

Panduan memilih pasangan hidup (Istri) yang tepat sebelum menikah. Garis takdir manusia sudah ditentukan oleh Allah Ta’ala. Mulai dari rezeki, jodoh dan kematian. Akan tetapi, bukan berarti Anda harus bersikap pasrah saja dalam menjalani hidup. Apalagi jika sudah menyangkut calon istri. Menemukan jodoh atau pasangan hidup dengan cepat bukan berarti sekedar mencari teman/ pendamping untuk menemani saat kita bersenang-senang seperti makan, nonton, atau liburan saja, tetapi juga siap menemani disaat duka, rela berkorban, saling mengerti, menghormati, setia dan tentunya menyayangi dan menerima diri kita apa adanya.

Panduan Memilih Pasangan Hidup (Istri) yang Tepat Sebelum Menikah

Panduan Memilih Pasangan Hidup (Istri) yang Tepat Sebelum Menikah

Ketika umur semakin bertambah, semakin membuat kita memahami arti kehidupan ini. Semakin pula keinginan hati untuk mengarungi keindahan surga dunia bersama pasangan hidup. Berikut ini adalah panduan memilih pasangan hidup (Istri) yang tepat sebelum menikah:

1. Agama
Agama menjadi unsur penting dalam penentuan kriteria calon pasangan, biasanya yang ini menjadi pertimbangan orang tua dan keluarga besar. Dalam memilih jodoh perbedaan agama terkadang menjadi pertimbangan yang paling susah ditembus karena melibatkan ideologi, komitmen dan keyakinan pribadi seseorang. Pilihlah cewek yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

2. Cantik
Kecantikan wajah sifatnya relatif. Yang penting bisa membuat suaminya merasa senang dan tertarik akan semangat untuk bersama-sama membangun rumah tangga yang sakinah dan damai. Tanpa rasa senang dan terpikat sulit akan tercipta kemesraan dan keintiman dalam hidup berumah tangga. Oleh karena itu, laki-laki yang hendak memilih seorang perempuan sebagai calon istrinya harus bertanya kepada dirinya sendiri apakah hatinya benar-benar merasa senang dan terpikat kepada perempuan tersebut atau tidak. Jujurlah menghayati perasaan sendiri dalam memperhatikan fisik perempuan yang diinginkan.

Panduan Memilih Pasangan Hidup (Istri) yang Tepat Sebelum Menikah

3. Keturunan Baik-Baik
Memilih istri yang berasal dari keturunan baik-baik dan bertakwa. Bila berasal dari keluarga yang tidak peduli dengan agama, misalnya suka meninggalkan shalat 5 waktu, tidak taat puasa, pecandu narkoba, pemain video atau film porno, berakhlak bejat atau tidak baik hubungannya dengan tetangga atau kerabat dekatnya, maka sebaiknya berhati-hati agar selamat dari hal-hal buruk saat membina rumah tangga kelak.

4. Harta
Setiap laki-laki perlu memperhatikan aspek ini sebagai tolok ukur dalam menilai perempuan yang menjadi calon istrinya agar terhindar dari keadaan yang tidak diinginkan kemudian saat berumah tangga. Uang bukan segalanya, akan tetapi banyak kegagalan berumah tangga karena kesulitan ekonomi. Namun untuk hal yang satu ini bukanlah faktor utama karena uang dan kekayaan bisa dicari dengan cara bisnis atau kerja keras.

5. Sabar
Memilih istri yang baik, berkarakter sabar dan berjiwa besar. Beberapa perilaku wanita kerap membuat pria terganggu, hal ini lah yang kerap menyebabkan perselisihan. Pada kesalahan-kesalahan kecil usahakan untuk dibicarakan secara baik-baik, tak perlu emosi. Suami akan lebih mudah mendengarkan wanita dalam nada yang lembut. Coba perhatikan cara wanita itu berbicara kepada teman-temannya. Apakah dia selalu suka bernada keras, teriak-teriak, atau malah sopan dan selalu lembut dalam berucap? Sifat inilah yang mencerminkan di mana mereka berbicara dengan suami dan keluarganya kelak.

6. Mencintai Suami Apa Adanya
Masing-masing suami yang memiliki istri yang hebat akan menganggap pasangannya yang membuatnya ingin menjadi orang yang lebih baik. Tak perlu muluk-muluk untuk membuatnya merasa demikian. Hal tersebut terjadi begitu saja tanpa disadari. Istri yang mencintai suami dengan sungguh-sungguh, apa adanya dan tanpa rekayasa terbilang langka, meski sekilas terlihat mudah. Boleh jadi wanita itu sangat cinta kepada suami karena kondisi ekonomi dan kesehatan suami yang sedang membaik, tapi pada keadaan sebaliknya, kesetiaan seorang istri teruji. Yang perlu digaris-bawahi, kesetiaan seorang istri cenderung diuji ketika ekonomi suami memburuk.

7. Penurut
Secara tak sadar kadang sifat pria berubah sesuai dengan keinginan istrinya. Sifat-sifat dan kebiasaan alami pria menjadi berkurang atau bahkan hilang disebabkan pengaruh istrinya. Nah, wanita semacam ini biasanya akan dihindari pria. Pria lebih senang mempunyai istri yang menghormati dan menghargai. Intinya, dia adalah wanita yang selalu mendengarkan suami, walaupun ia tak selalu setuju dengan pendapat dan pemikirannya. Dan tentunya, ia juga tak pernah lelah berada di sisi suami ketika ia sedang membutuhkan.

8. Penyayang dan Perhatian
Memilih istri yang tepat, selalu perhatian dan memberikan cinta tanpa syarat. Pria ingin disambut dengan baik di saat ia datang dari bepergian, dan selalu disayang ketika sedang berada di rumah. Namun ada tipe pria yang ingin istrinya menjadi orang yang bisa mengubahnya setiap saat. Wanita jenis ini sangat ideal untuk pria yang peka dalam kehidupannya.

9. Menerima Orang Tua Pasangan
Mencari jodoh untuk dijadikan istri yang baik dengan karakter menyayangi orang tua pasangan atau mertua. Bukan hanya saat di pelaminan mau hormat dengan mertua, setelah itu dia tidak mau menerima bapak/ibu sang suami. Peranan seorang istri sangat besar dalam mempererat hubungan suami dengan ortunya. Bila seorang istri suka menjaga dan memelihara hubungan dengan kerabat-kerabatnya, baik dari pihaknya sendiri maupun dari pihak suaminya, jaringan hubungan kekeluargaan akan menjadi luas, sehingga memudahkan mereka untuk saling menerima dan memberi bantuan.

About Embex

Seorang pengusaha muda, menyukai kopi dan hewan lucu.

Check Also

Tips Sederhana Menyayangi Emak Ibu Sepenuh Hati

11 Tips Sederhana Menyayangi Emak/Ibu Sepenuh Hati

11 tips sederhana menyayangi Emak/Ibu sepenuh hati. Setiap anak sungguh telah merasakan kasih sayang seorang …