Home / Hewan Kesayangan / Info Perbedaan Kambing dan Domba

Info Perbedaan Kambing dan Domba

Info perbedaan kambing dan domba. Kambing dan domba adalah dua hewan yang terkadang dagingnya disalahartikan sehingga membuat rancu. Banyak orang yang menyebutkan bahwa daging kambing adalah daging yang sama dengan daging domba. Padahal keduanya berbeda, baik secara fisik, makanan, ciri khas, dan sebagainya.

Bagi anda yang merasa kesulitan memelihara kambing, ada baiknya mampir ke post tentang cara memelihara kambing yang baik.

Info Perbedaan Kambing dan Domba

Sesungguhnya kambing dan domba adalah dua hewan yang berbeda. Lantas apa saja perbedaannya ya?

Bau Kambing VS Domba

Perbedaan kambing dan domba
Bau prengus hanya terdapat pada kambing. Sementara domba tidak menghasilkan bau prengus. Bau prengus banyak terdapat pada kambing jantan dewasa. Bau prengus merupakan feromon yang dimiliki oleh kambing, berasal dari senyawa 4-etiloktanal melalui jaringan di bawah kulit kepala kambing jantan. Bau prengus ini dihasilkan oleh kambing jantan dewasa sebagai sebuah stimulus bagi kambing betina supaya terjadi ovulasi.

Dengan memicu ovulasi pada kambing betina, maka memungkinkan terjadinya dorongan kambing betina dewasa untuk melakukan kawin atau pembuahan dengan kambing jantan dewasa tersebut.

Senyawa 4-etiloktanal merupakan senyawa asam lemak yang dapat menghasilkan bau yang khas. Senyawa 4-etiloktanal akan mengalami oksidasi jika terpapar di udara sehingga menghasilkan senyawa asam 4-etiloktanoat.

Adapun domba, tidak memiliki jaringan yang mampu menghasilkan senyawa 4-etiloktanal sehingga domba tidak menghasilkan bau prengus seperti pada kambing.

Bulu Kambing VS Domba
Perbedaan yang mudah ditemukan adalah pada bulu kambing dan domba. Bulu pada kambing itu lurus dan tidak perlu dicukur, bahkan dibiarkan saja memanjang. Sedangkan domba memiliki bulu yang keriting dan biasanya dicukur jika sudah lebat untuk dibuat menjadi wol. Apabila bulu kedua hewan ini sama-sama sudah dicukur, maka keduanya susah dibedakan dan terlihat sangat mirip.

Telinga Kambing VS Domba
Perbedaan lainnya ada pada telinga kambing yang sebagian besar terjuntai ke bawah dan panjang sedangkan telinga domba menegak ke atas. Kelenjar bau pada kambing yang ada di bawah ekornya tercium lebih menyengat sedang domba tidak.

Tanduk Kambing VS Domba
Tanduk yang dimiliki kambing dan domba pun berbeda. Kambing memiliki tanduk yang mengarah ke atas atau ke samping sedangkan tanduk domba melengkung, itu juga tidak semua domba memiliki tanduk.

Perbedaan lain antara kambing dan domba pada bagian tanduk adalah jika kambing betina dan jantan sama-sama memiliki tanduk, sementara pada domba betina jarang memiliki tanduk. Kambing memiliki tanduk kebanyakan berbentuk lurus dan memanjang dengan sedikit melengkung. Fungsi tanduk pada domba dan kambing hampir sama yaitu sebagai alat perlindungan diri.

Sementara pada domba, tanduk berbentuk spiral atau melingkar melingkari telinga domba. Walaupun memiliki tanduk, domba betina memiliki tanduk yang sangat kecil sekali dan bankan tidak tumbuh.

Cara makan Kambing VS Domba
Kambing biasanya memakan daun-daun segar, pucuk daun, dan memakannya dengan agak berdiri sedangkan domba makan dengan cara merumput, mencari rumput yang pendek di permukaan tanah.

Kebiasaan Kambing VS Domba
Kambing adalah tipe hewan yang cenderung mandiri dan bebas sedangkan domba lebih suka berkelompok dan merasa gelisah kalau terpisah dari kawanannya. Ketika mencari perlindungan, kambilng lebih gesit dan cepat dibandingkan domba. Kambing tidak suka jika kakinya terkena air dan basah, sehingga mereka akan segera mencari rumput di tempat yang lebih tinggi.

Daging Kambing VS Domba
Aroma daging kambing lebih tajam daripada daging domba. Atau yang biasa disebut lebih ‘prengus’. Selain itu, kambing adalah hewan yang memakan tumbuhan yang ada di bawah, seperti rumput. Setelah dimasak, daging kambing lebih lezat karena kandungan berat dagingnya memiliki komposisi khusus yang membuat rasa gurihnya lebih dominan ketika dimasak, terutama jika dibakar.

Sementara domba lebih sering memakan tumbuhan yang ada di pohon-pohon yang rendah. Setelah dimasak, setiap 100 gram berat daging domba memiliki kandungan kalori, protein, lemak, fosfor, zat besi dan vitamin yang lebih tinggi.

Ekor Kambing VS Domba
Perbedaan fisik yang mudah dilihat adalah ekor. Ekor domba selalu terjulur ke bawah sedangkan posisi ekor kambing terjulur ke atas kecuali apabila sedang takut, sakit atau pada saat mengalami kesulitan.

Nah itulah postingan tentang info perbedaan kambing dan domba, semoga bermanfaat.

About Embex

Seorang pengusaha muda, menyukai kopi dan hewan lucu.

Check Also

Kupas tuntas jenis kucing odd eye, catlovers wajib baca. Pada umumnya kucing odd eye warna matanya yang berbeda. Satu matanya berwarna biru, sedangkan sebelah matanya yang lain berwarna hijau, kuning, atau cokelat. Banyak yang mengira bahwa kucing ini terlahir tuli pada salah satu telinganya. Namun, ternyata hal tersebut tidak benar, faktanya 60—70% kucing odd eye bisa mendengar dengan normal seperti jenis kucing lucu lainnya. Kupas Tuntas Jenis Kucing Odd Eye, Catlovers Wajib Baca Apakah yang disebut dengan odd eye pada kucing? Kalau diterjemahkan secara harafiah, odd eyed cat adalah kucing bermata aneh, ya memang benar aneh tampaknya tapi dimana letak keanehannya? Kucing disebut odd eye kalau warna dari kedua matanya berbeda, dimana salah satunya biasanya berwarna biru dan yang lainnya berwarna non biru. Sebagaimana diketahui bahwa warna mata kucing yang kita lihat dipengaruhi oleh tingkat pigmentasi pada iris matanya dan juga refleksi ataupun absorbsi dari cahaya yang kita tangkap dengan mata kita. Secara gampangnya, kucing berwarna mata biru karena dia tidak mempunyai melanin pigment pada matanya. Biru berarti kosong, seperti kita melihat langit atau lautan berwarna biru karena pada dasarnya langit dan laut tidak berwarna dan warna biru yang kita lihat sebenarnya adalah pantulan dari gelombang warna biru (gelombang terpendek dari sinar matahari yang bisa ditangkap mata manusia). Sebaliknya warna mata non biru dipengaruhi karena adanya pigmentasi melanin, dimana kadar pigmentasi ini menentukan "tingkat kedalaman warna mata", dimulai dari warna hijau yang dianggap pigmentasi yang paling dangkal sampai warna copper yang dianggap mempunyai kumulasi melanin tertinggi. Lantas bagaimana menjelaskan terjadinya fenomena perbedaan pigmentasi warna mata pada kucing odd eye? Teori genetika saat ini menganggap bahwa kucing menjadi odd eye karena dipengaruhi kerja salah satu dari dua gen, yaitu gen dominant white (W) atau spotting gene (S). Kita tahu bahwa gen dominan W membuat bulu kucing jadi berwarna solid white dan gen dominan S membuat warna kucing menjadi sebagian white atau yang kita kenal dengan bi-color. Sistem kerja dari dua gen ini mirip, yaitu keduanya menghambat pigmentasi yang kemudian akan membuat bulu jadi tidak berwarna (putih). Hanya bedanya gen W memblokir semua warna sedangkan gen S hanya sebagian warna. Heterochromia Iridium Warna mata ditentukan oleh jumlah melanin, suatu pigmen coklat gelap, yang terdapat dalam bagian mata yang disebut "iris". Mata berwarna biru adalah disebabkan oleh sedikitnya jumlah melanin, sementara mata berwarna coklat menunjukkan iris dengan kandungan melanin yang banyak. Orang-orang dengan warna rambut dan kulit yang lebih gelap memiliki lebih banyak melanin sehingga mereka memiliki mata berwarna coklat, sementara orang dengan warna rambut dan kulit yang lebih pucat memiliki jumlah melanin yang lebih sedikit sehingga biasanya memiliki warna mata yang lebih terang. Saat seorang individu memiliki jumlah melanin yang berbeda pada setiap iris di mata mereka, maka mata mereka pun akan memiliki warna yang berbeda. Hal ini disebut sebagai Heterochromia Iridium, secara relatif termasuk jarang untuk manusia, tetapi termasuk umum pada beberapa binatang seperti kuda, kucing, dan beberapa spesies anjing. Heterochromia Iridium diduga sebagai akibat dari perubahan pada satu dari beberapa gen yang mengatur warna mata. Heterochromia Iridium ini juga bisa merupakan keturunan, walaupun trauma dan beberapa jenis pengobatan dapat juga mengakibatkan peningkatan maupun penurunan pigmentasi pada salah satu iris. Beberapa jenis sindrom medis, misalnya Waardenburg Syndrome, juga dapat mengakibatkan seseorang untuk memiliki dua warna mata yang berbeda. Terjadinya perbedaan warna mata pada kucing secara teoritis dijelaskan sebagai berikut: Pertama, pada waktu terjadi pembuahan sel telur oleh sperma dan tumbuhlah janin dalam rahim maka semua sel mengalami pembelahan. Beberapa sel berkembang menjadi sel melanocyte yang bertugas memberikan warna pada bulu, termasuk juga warna mata. Seperti dijelaskan di atas bahwa gen W dan S bertugas memblokir pewarnaan ini. Akan tetapi pada mata bisa terjadi pemberian warna mata terus terjadi sampai sel berkembang menjadi janin, dalam kasus ini warna mata kucing akan normal. Sebaliknya bila pigmentasi berhenti sebelum sel berkembang menjadi janin, maka warna mata akan menjadi biru. Pada kasus odd eye, pigmentasi pada kedua mata tidak berjalan bersamaan, dan salah satu matanya berhenti mengalami pigmentasi lebih cepat dibanding yang lain. Nah itulah postingan tentang kupas tuntas jenis kucing odd eye, catlovers wajib baca

Kupas Tuntas Jenis Kucing Odd Eye, Catlovers Wajib Baca

Kupas tuntas jenis kucing odd eye, catlovers wajib baca. Pada umumnya kucing odd eye warna …