Desa Menari Tanon, Ikon Kebanggaan Hasil Tangan Dingin Trisno dan Astra

By | December 31, 2019

PT Astra International memberikan bantuan pembinaan kepada masyarakat Desa Tanon, Ngrawan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, untuk dijadikan kawasan wisata. Bantuan Astra International itu, sebagai bentuk program pilar Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung progam Kampung Berseri Astra (KBA) di berbagai daerah.

Desa Menari Tanon dipilih sebagai KBA karena memiliki aspek-aspek yang sejalan dengan 4 pilar corporate social responsibility (CSR) Astra, yakni Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan dan Kewirausahaan. Karena mencakup empat aspek pilar CSR Astra inilah Desa Tanon akhirnya dipilih untuk dibina menjadi KBA pertama di Jawa Tengah.

Berkat dukungan Astra, Trisno membangun desanya menjadi sentra wisata yaitu Desa Menari yang saat ini sudah kebanjiran wisatawan domestik dan asing. Dukungan Astra diperoleh setelah ia menjadi juara pada event Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia (SATU) Indonesia Awards 2015 untuk kategori Lingkungan.

Desa Menari Tanon, Ikon Kebanggaan Hasil Tangan Dingin Trisno dan Astra

Desa Wisata Tanon atau yang dijuluki “Desa Menari” di Semarang, mulai dibina menjadi Kampung Berseri Astra (KBA). Menari merupakan akronim Menebar Harmoni Merajut Inspirasi Menuai Memori. Hal ini tergambar di paket-paket bisa merasakan harmoni atau keselarasan dengan lingkungan, masyarakat serta apa yang ada di Tanon.

Sekalipun lokasinya berada di wilayah Kecamatan Getasan, untuk sampai di lokasi tersebut sangat mudah dijangkau. Pengunjung yang datang secara rombongan baik menggunakan bus maupun mobil pribadi bisa sampai di lokasi Desa Menari. Kebanyakan pengunjung yang datang secara rombongan untuk outbound.

Dengan adanya program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang positif bagi kampung atau desa di Indonesia. Apalagi jumlah desa atau kampung di Indonesia banyak sekali. Masih banyak desa yang belum tersentuh kesejahteraannya. Masih banyak desa atau kampung yang tertinggal.

4 hal penting yang dikembangkan oleh astra yakni kesehatan, pendidikan, lingkungan dan kewirausahaan. Keempat pilar tersebut sudah diterapkan di desa menari tanon.

Di bagian kesehatan, warga diberikan pelatihan senam jantung rutin untuk dewasa dan lanjut usia, penyuluhan serta pelatihan bagi kader posyandu dan ibu-ibu dengan balita tentang variasi pengolahan makanan berbahan dasar sayuran. Mereka juga akan diberikan sosialisasi mengenai tanaman obat-obatan. Sehingga masyarakat lebih peka terhadap kesehatan.

Untuk kategori lingkungan, Desa menari tanon mulai menggalakan masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungan. Hal ini dilakukan dengan pemanfaatkan kotoran sapi untuk biogas. Pelatihan pengolaan sampah. Sampah organik biasanya dimanfaatkan untuk membuat pupuk atau makanan ternak. Dengan lingkungan yang bersih dan sehat, akan membuat suasana desa lebih menyenangkan. Apalagi Lingkungan di desa tanon masih asri dan berada di kaki gunung Telomoyo.

Sebelumnya banyak rumah di Tanon, yang pembuangan kotoran sapi kurang baik. sehingga sering menimbulkan bau yang kurang sedap. Dengan adanya Kampung Berseri Astra, dilakukan perbaikan pembuangan. Kotoran sapi dimanfaatkan untuk biogas, bisa dimanfaatkan penduduk untuk memasak. Selain itu diadakan pembangunan toilet umum, program imunasi bulanan dan lainnya. sehingga bisa mewujudkan kesehatan jasmani bagi seluruh masyarakat.

Di kategori pendidikan, kampung berseri astra menerapkan banyak hal. Tidak hanya pendidikan untuk anak-anak tetapi juga dewasa. Karena banyak penduduk yang belum bisa membaca. Di sektor pendidikan ini, Trisno sering meminta bantuan ke mahasiswa yang berkunjung ke desa Tanon. Mahasiswa akan mengajari masyarakat belajar bahasa inggris, membaca, membuat kreativitas dan lainnya.

Apalagi mulai banyak wisatawan asing yang datang ke desa menari Tanon. Sehingga bahasa inggris menjadi salah satu pelajaran yang wajib diajarkan. Pendidikan ini juga dikembangkan di pendidikan agama. Dengan adanya program masjid hebat. Setiap sore anak-anak berkumpul di masjid untuk belajar mengaji bersama.

Di bagian kewirausahaan, Trisno membangun sebuah pasar tiban. Setiap ada kunjungan dari wisatawan, penduduk setempat bisa menjual produk olahannya. Ada berbagai jenis olahan yang di jual di pasar tiban tanon. Seperti keripik adas, sayuran hasil kebun, sabun susu, produk anyaman dan lainnya.

Produk olahan yang dijual tersebut antara lain sabun susu, keripik adas dan lainnya. Pengunjung maupun tamu yang datang pun terkadang membeli oleh-oleh, sayuran maupun produk olahan dari warga. Dari pasar tiban ini bisa meningkatkan penghasilan masyarakat desa Tanon.

Dengan adanya kampung berseri astra diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan desa-desa di Indonesia. Selain itu bisa menginspirasi lembaga atau masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungan, kesehatan, pendidikan dan kewirausahaan.

#KitaSATUIndonesia #IndonesiaBicaraBaik