8 Tips Sehat Lawan Corona atau Covid 19 dengan Puasa Ramadhan

Tips Sehat Lawan Corona atau Covid 19 dengan Puasa Ramadhan

Menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan adalah kewajiban bagi tiap umat Islam di seluruh dunia. Akan tetapi hingga bulan Mei 2020 wabah Covid 19 masih belum berlalu. Mencegah lebih baik daripada mengobati, salah satunya dengan menjaga kesehatan tubuh. Bagi Anda yang kurang mengerti soal wabah saat ini mungkin beberapa istilah virus Corona yang perlu diketahui bisa membantu menambah wawasan.

8 Tips Sehat Lawan Corona atau Covid 19 dengan Puasa Ramadhan

Dengan berpuasa dapat memperkuat sistem imun tubuh manusia yang dimana fungsi dari sel-sel getah bening akan membaik 10 kali lipat. Sel-sel yang bertanggungjawab dalam sistem imun semakin meningkat dan sel-sel kekebalan tubuh lainnya juga bertambah banyak. Hal-hal tersebut akan meningkatkan reaksi ketahanan tubuh terhadap virus Corona.

Tips Sehat Lawan Corona atau Covid 19 dengan Puasa Ramadhan

Berikut ini 8 tips sehat lawan Corona atau Covid 19 dengan puasa Ramadhan:

1. Makan buah dan sayur
Saat sahur dan berbuka, daripada makan makanan yang digoreng atau junk food, sebaiknya makan buah-buahan dan sayur-sayuran yang banyak ya. Ini karena buah dan sayur umumnya mengandung serat yang tinggi dan bisa bikin kita merasa kenyang dengan kalori yang lebih sedikit. Selain itu, buah dan sayur juga mengandung vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga daya tahan tubuh dan mencegah penyakit sehingga bikin kita lebih sehat selama bulan puasa.

Buah-buahan yang bersifat citrus seperti jeruk, lemon, atau jeruk limau sebaiknya kita hindari dulu selama puasa karena bikin perut kita kaget dengan tingkat keasamannya. Sebaliknya, pilih buah-buahan yang mengandung banyak air seperti semangka, apel, pir, dan anggur. Untuk sayur, sebaiknya kita mengkonsumsi sayuran organik saat berbuka, terutama jika diolah menjadi jus atau salad supaya nutrisinya nggak hilang.

2. Perbanyak minum air putih
Ketika puasa saat cuaca sedang panas, tantangan terbesar kita adalah untuk menahan rasa haus. Kalau kita menahan haus dengan cara yang salah, tubuh kita bisa mengalami dehidrasi, kulit kering, bahkan jika parah bisa bikin kita mengalami gangguan ginjal lho. Nah, supaya ibadah puasa kita nggak terhalang sakit karena dehidrasi, ada rumus yang bisa kita gunakan untuk mengatur frekuensi dan jumlah air yang diminum.

3. Minum vitamin dan rempah
Mengonsumsi vitamin tambahan juga bisa dilakukan untuk tetap memenuhi kebutuhan nutrisi serta meningkatkan imunitas. Anda bisa berkonsultasi ke dokter terlebih dulu agar tahu lebih jelas vitamin seperti apa yang dibutuhkan, misalnya kebutuhan vitamin C setiap orang berbeda, tergantung usia dan jenis kelamin.

Selain vitamin, minuman tradisional empon-empon juga dinilai mampu menghalau virus dan penyakit. Anda bisa membuat sendiri empon-empon di rumah. Untuk membuatnya, siapkan jahe, temulawak, kayu manis, daun pandan, gula merah, kencur, sereh, dan air. Selanjutnya, potong-potong seluruh bahan secukupnya dan rebus dengan air hingga mendidih. Setelah itu, saring air rebusan empon-empon, tuang ke dalam gelas dan tunggu sampai hangat, lalu siap diminum.

4. Kelola stres dan tetap santai
Tak hanya kesehatan fisik, kesehatan mental juga penting untuk diperhatikan. Jangan sampai karena terlalu panik atau sering membaca dan menonton berita tentang virus tersebut, lantas Anda menjadi stres dan berdampak negatif pada kesehatan psikis.

5. Buka puasa dengan Kurma
Awali buka puasa dengan kurma. Kurma dimakan pada sebelum berbuka, karena kurma adalah sumber gula alami yang bergizi, sehingga mampu memenuhi kebutuhan energi setelah seharian berpuasa. Jika Anda menderita sakit kepala pada saat puasa, kemungkinan besar disebabkan oleh gula darah rendah, maka awali buka puasa dengan dua kurma untuk menambah kadar gula darah.

6. Lakukan olahraga kecil
Menjalankan puasa bukan berarti berhenti total berolahraga. Justru aktivitas fisik tetap dibutuhkan untuk menjaga kelancaran peredaran darah agar kita tidak mudah loyo. Supaya olahraga saat puasa nggak bikin kita kelaparan atau lemas, sebaiknya pilih waktu olahraga yang tepat ya, yakni sekitar 30-90 menit sebelum berbuka puasa sehingga setelah berolahraga kita bisa langsung mengisi perut dengan makanan dan minuman.

Selain itu, jenis olahraga juga perlu diperhatikan. Pastikan memilih olahraga yang intensitasnya ringan atau sedang aja seperti yoga, pilates, main catur atau sepeda.

7. Rajin cuci tangan
Rajin mencuci tangan digaungkan sejak COVID-19 merebak di Indonesia. Anjuran ini jangan dianggap remeh dan sebaiknya mulai menjadi kebiasaan sehat seumur hidup. Anda wajib mencuci tangan minimal 20 detik dengan sabun dan air mengalir setiap kali selesai memegang apa pun, seperti ponsel, laptop, dan gagang pintu, terutama sebelum makan, memasak, dan menyentuh bagian wajah. Selalu membawa hand sanitizer di dalam tas juga penting untuk memudahkan membersihkan tangan saat sedang bepergian atau sulit menemukan tempat untuk mencuci tangan.

8. Terapkan jarak fisik
Jika sebelumnya Anda sudah akrab dengan istilah social distancing atau menjaga jarak secara sosial sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus corona, kini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menggunakan istilah baru yang dinilai lebih tepat dan efektif, yakni physical distancing atau membatasi jarak fisik. Sesuai rekomendasi WHO, setiap orang sebaiknya menjaga jarak fisik lebih dari 1 meter dengan orang lain saat bersosialisasi, ibadah sholat berjamaah dan lainnya.

You May Also Like

Manori OnDoom

About the Author: Manori OnDoom

Works in the field of interior and exterior design for houses and apartments. has a writing talent and likes to share information about his experiences.