//6 Macam Sakit Gigi yang Perlu Diketahui

6 Macam Sakit Gigi yang Perlu Diketahui

6 macam sakit gigi yang perlu diketahui. Salah satu hal yang bisa membuat seseorang kehilangan semangat dan waktu adalah sakit gigi. Akan tetapi untungnya ada banyak pereda nyeri, diantaranya yaitu obat sakit gigi berlubang paling ampuh sedunia yang dapat digunakan untuk menghilangkan rasa ngilu dan cenat cenut. Setidaknya meringankannya hingga beberapa hari, sampai dapat pergi ke dokter gigi.

Nyeri yang ditimbulkan akibat sakit gigi tak jarang terasa sangat menyiksa. Namun, disaat yang sama, tak jarang pula seseorang memilih untuk mengabaikan rasa sakit tersebut dan tidak pergi ke dokter gigi.

6 Macam Sakit Gigi yang Perlu Diketahui

macam sakit gigi yang perlu diketahui
Beberapa alasan seseorang menghindari dokter gigi ialah jadwal yang padat, takut akan dokter gigi hingga biaya perawatan dokter gigi yang mahal. Karena itu, tak heran jika cukup banyak orang ragu untuk pergi ke dokter gigi. Dibawah ini adalah 6 macam sakit gigi yang perlu diketahui:

1. Penuaan Gigi
Penuaan pada gigi tidak secara langsung membuat gigi rapuh. Namun jika gigi yang rusak tetap digunakan, gigi tersebut akan semakin rusak. Hal inilah yang mengakibatkan banyak orang yang berusia lanjut mengalami gigi ompong. Tak hanya erosi, penuaan juga terjadi akibat proses mengunyah. Mengunyah, membersihkan gigi, dan kebiasaan seperti mengunyah es batu atau keras dapat membuat gigi cepat aus.

Proses penuaan juga memengarungi warna putih pada gigi. Gigi yang tua akan terlihat lebih gelap karena dentin atau bagian dalam gigi yang mengalami penuaan akan menyerap warna lebih mudah pada makanan. Warna pada gigi juga menunjukkan ketebalan tumpukan plak.

Makanan-makanan yang kaya akan gula dan karbohidrat dikonsumsi akan mengalami fermentasi, dan menyebabkan munculnya bakteri-bakteri di dalam mulut. Bakteri tersebut memproduksi asam yang akan mengerosi enamel gigi dan membentuk titik-titik kecil yang rentan menjadi lubang pada gigi.

2. Sakit Gigi Akibat Gigi Berlubang
Sakit gigi bisa timbul akibat adanya lubang pada gigi. Jika lubang tersebut masih tidak terlalu besar, gokter gigi akan dengan mudah mengatasi hal tersebut. Akan tetapi, jika lubang pada gigi semakin besar, dokter gigi akan menemukan kesulitan yang semakin besar pula. Hal ini akan membuat dokter gigi melakukan lebih banyak teknik sehingga biaya pengobatan pun makin besar juga.

Lubang gigi yang tidak diobati juga dapat menyebabkan infeksi yang membahayakan. Salah satunya, lubang gigi yang dibiarkan begitu saja dapat menyebabkan infeksi oral yang dengan mudah dapat menyebar dan dalam kasus tertentu dapat mengancam jiwa.

3. Keretakan Gigi
Keretakan atau lubang-lubang pada gigi biasanya nyaris tak terlihat karena hanya sebesar helaian rambut dan bahkan lebih tipis. Awalnya, keretakan ini akan membuat seseorang merasa lebih sensitif terhadap makanan yang sering kali diabaikan.

Namun gejala keretakan gigi yang diabaikan ini dapat menimbulkan masalah yang lebih besar dari sekadar gigi sensitif. Keretakan pada gigi dapat memungkinkan bakteri langsung masuk ke dalam dan menyebabkan infeksi yang tak hanya membahayakan gigi tapi juga tulang rahang.

4. Pembengkakan Gusi
Pembengkakan pada gusi juga dapat menimbulkan sakit gigi yang luar biasa. Ketika gigi tak lagi dapat melawan infeksi, maka bakteri dapat menyerang akar gigi dan menyebabkan infeksi di antara akar gigi dan gusi.

Akibat dari infeksi tersebut, gusi akan membengkak dan membuat bagian pipi atau wajah terlihat ikut membengkak. Penderitaan tersebut semakin parah dengan rasa sakit yang ditimbulkan akibat pembengkakan, di mana rasa sakit tersebut bisa sampai mengganggu tidur.

Jika dibiarkan, pembengkakkan ini dapat sangat berbahaya dan bahkan mengancam jiwa.

5. Sakit Gigi Hingga Ke Rahang
Nyeri yang dirasakan hingga ke rahang saat sakit gigi biasanya disebabkan karena gigi yang menggeretak. Di samping itu, nyeri yang terasa hingga ke rahang juga dapat disebabkan oleh infeksi gigi yang sakitnya sampai ke rahang.

Selain itu, sakit gigi dan rahang sekaligus juga dapat menjadi salah satu gejala kanker mulut atau penyakit jantung. Oleh karena itu, sangat penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter gigi saat merasakan sakit gigi dan rahang sekaligus. Dokter gigi dapat membantu pasien dengan gejala tersebut untuk mengetahui akar dari masalah yang menimbulkan rasa nyeri itu.

6. Sakit Gigi Disertai Bau Mulut
Bau mulut bisa jadi disebabkan oleh makanan yang dimakan sebelumnya. Akan tetapi, bau mulut yang terus-menerus terjadi dapat dicurigai sebagai pertanda adanya penyakit gusi yang jika dibiarkan dapat menyebabkan copotnya gigi.

Bau mulut juga dapat menjadi pertanda bahwa mulut kering, adanya penyakit sinus hingga infeksi paru-paru, diabetes dan penyakit hati atau ginjal. Karena itu, ketika seseorang mengalami bau mulut yang konsisten lebih baik orang tersebut segera memeriksakan diri ke dokter gigi.

2019-07-20T23:21:17+07:00

About the Author:

Seorang pengusaha muda, menyukai kopi dan hewan lucu.